Rabu, 01 November 2023

Perantaraan Para Kudus

Para Kudus yang telah mulia di surga, selalu berdoa bagi dunia, terutama untuk umat beriman kristiani yang menyerukan nama para Kudus dan memohon doa melalui perantaraan mereka. 

Saat para Kudus melihat dari surga berbagai penderitaan di bumi, mereka tidak menjadi tawar hati dan terbeban, karena mereka telah keluar dari kesusahan besar dan telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba (lihat Wahyu 7:14). Selalu ada sukacita di surga atas kemenangan Anak Domba Allah.

Para Kudus di surga memandang segalanya dengan penuh syukur atas Keagungan dan Kerahiman Allah. Mereka berdoa bagi umat manusia yang masih berziarah di bumi. Mereka percaya akan kuasa kasih Tuhan untuk penyelesaian segala masalah yang dihadapi umat manusia, karena mereka sendiri telah mengalami  penderitaan salib ketika mereka hidup di dunia.

Jumat, 13 Oktober 2023

Doakanlah Ini di Kala Menderita atau Sakit

Dalam penampakan Bunda Maria di Fatima - Portugal selama 6 kali (13 Mei - 13 Oktober 1917), ada dua doa yang diajarkan Bunda Maria kepada tiga anak gembala. Kedua doa singkat ini disampaikan Bunda Maria pada penampakan ke-3 tanggal 13 Juli 1917.

Pertama, doa singkat yang sudah biasa kita daraskan di akhir setiap peristiwa dalam doa Rosario. Kepada Lusia, Fransiskus, dan Yasinta - Bunda Maria berkata: "Ketika kalian berdoa Rosario, setelah setiap peristiwa, ucapkanlah: Ya Yesus yang baik, ampunilah dosa-dosa kami, selamatkanlah kami dari api neraka dan hantarkanlah jiwa-jiwa ke dalam surga, terutama mereka yang sangat membutuhkan Kerahiman-Mu."

Kedua, doa singkat yang diminta Bunda Maria kepada kita melalui ketiga anak gembala untuk kita doakan, ketika kita mempersembahkan korban. Doa ini sangat singkat dan penuh makna. Dengan mendoakannya, kita menyatukan segala penderitaan yang kita alami dan beban hidup kita kepada Tuhan Yesus sebagai persembahan kita untuk pertobatan orang-orang yang berdosa.

Bunda Maria berkata kepada tiga anak gembala: "Persembahkan korban-korban bagi para pendosa dan ulangi sesering mungkin, secara khusus ketika mempersembahkan sebuah korban, katakanlah: Yesus, semua ini demi cinta kepada-Mu, untuk pertobatan para pendosa, dan demi pemulihan dosa-dosa yang melawan Hati Bunda Maria yang Tak Bernoda."

Dalam keadaan sakit atau menderita, ketika kondisi lemah tak berdaya, kita dapat mendaraskan doa singkat yang diajarkan Bunda Maria itu secara perlahan dan penuh penghayatan. Doa singkat ini dapat diulang berkali-kali, sampai kedamaian meliputi hati dan rasa sakit tak lagi mendera kita. 

Inilah cara sederhana untuk menyatukan rasa sakit dan penderitaan kita dengan penderitaan Tuhan Yesus dan Bunda Maria, sehingga kesakitan yang kita alami tidak sia-sia, melainkan dapat menjadi sarana pertobatan bagi jiwa-jiwa yang berdosa - siapa pun mereka.

Kamis, 05 Oktober 2023

Sukacita karena Tuhan

 Jangan kamu bersusah hati, sebab sukacita karena TUHAN itulah perlindunganmu! (Nehemia 8:11b)

Bersukacita karena Tuhan membuat kita mampu selalu mengucap syukur kepada-Nya

Bersyukur dan memuji Tuhan sangat penting, agar kita terhindar dari percikan-percikan pikiran negatif yang dapat memicu kita untuk mengabaikan Tuhan dan menyalahkan Tuhan atas kejadian-kejadian yang kurang berkenan yang terjadi dalam hidup kita.

Bersyukurlah senantiasa!

Senin, 02 Oktober 2023

Malaikat Pelindung

Aku masih ingat mimpi itu dengan jelas. Aku berada di ruang kemudi kereta. Aku duduk dikelilingi empat pria dewasa. Dua orang duduk di sisi kiriku, sedangkan dua orang lagi berdiri di sisi kananku. Semua menatap ke arah masinis yang sedang mengoperasikan kereta.

Seraya berurai air mata, aku bertanya ke masinis, "Aku mau dibawa ke mana?" Sang masinis hanya tersenyum padaku, tidak menjawab sepatah kata pun. Keempat pria yang berada di sampingku berusaha menenangkan diriku. Salah satunya berkata, "Tenang, kami akan menemanimu...." Aku terbangun.

Mimpi tersebut kualami beberapa minggu setelah suamiku dipanggil Tuhan. Siapakah keempat pria itu? Sampai saat ini aku meyakini mereka adalah 3 Malaikat Agung dan Malaikat Pelindungku yang diutus Tuhan untuk menemani sepanjang perjalanan hidupku selanjutnya.

Setelah lebih dari sembilan tahun berlalu, penyertaan Santo Mikael, Santo Gabriel, Santo Rafael, dan Mr. Stronger - Malaikat pelindungku; tetap kurasakan. Terima kasih Tuhan untuk malaikat-malaikat-Mu. 

Malaikat Allah, engkau yang diserahi oleh kemurahan Tuhan untuk melindungi aku, terangilah, lindungilah, bimbinglah, dan hantarkanlah aku. Amin.


Minggu, 17 September 2023

Seperti Dongeng

Dalam Injil, ada satu peristiwa yang seperti dongeng; ketika Yesus meminta rasul Petrus memancing ikan, lalu mengambil uang 4 dirham dari ikan pertama yang dipancingnya untuk membayar pajak bagi Yesus dan Petrus. (lihat Matius 17:27)

Semasa hidup-Nya di dunia, Yesus melakukan banyak mukjizat seperti menyembuhkan orang-orang sakit, menggandakan roti, mengusir roh jahat, membangkitkan orang mati. Tetapi kisah memancing ikan dan mengambil uang dari mulut ikan untuk membayar pajak, bagaikan dongeng Hans Christian Andersen. Saya sangat menyukai kisah yang diceritakan secara singkat oleh Injil Matius ini, karena memperlihatkan Tuhan selalu punya cara tak terduga untuk menolong manusia.  

Adakah mukjizat bak dongeng yang pernah Anda alami?


Jumat, 08 September 2023

Kalah oleh Sosok Manusia

Pastor Gabriel Amorth (1 Mei 1925-16 September 2016) ditugaskan Takhta Suci Vatikan untuk melakukan pengusiran setan sejak 1986 sampai 2016. Beliau menyatakan telah melakukan 160.000 pengusiran setan selama 30 tahun pelayanannya.

Dalam buku Memories of an Exorcist karyanya, Pastor Gabriel Amorth memaparkan suatu dialog dengan setan yang diusirnya. Pastor Amorth bertanya: "Mengapa Anda merasa lebih takut, ketika saya memanggil Bunda Maria, daripada ketika saya memanggil Yesus?" "Karena aku lebih malu dikalahkan oleh sosok manusia [Bunda Maria] daripada oleh Yesus," jawab setan.

Hari ini, 8 September, Gereja Katolik merayakan kelahiran Bunda Maria; sosok manusia yang dipilih Allah Bapa untuk menjadi Ibu dari Putra-Nya yang menjelma menjadi Manusia. Selama hidup di dunia, sebagai manusia seperti kita, tentu Bunda Maria tak lepas dari berbagai godaan setan. Tetapi Bunda Maria tidak terbujuk sedikit pun oleh si jahat. Karena itu, setan lebih malu dikalahkan oleh Bunda Maria daripada oleh Yesus yang adalah Putra Allah.  

Di tengah tarikan-tarikan dunia dan berbagai tipu daya si jahat, kita perlu dekat dengan Bunda Maria, agar dapat belajar darinya cara-cara menepis godaan setan. Bunda Maria senang, jika kita datang kepadanya; seperti dikatakannya dalam penampakan kepada Santa Katarina Laboure tahun 1830: "Saya sangat senang bisa membantu anak-anak yang memohon perlindungan kepada saya. Tetapi, banyak anak yang tidak pernah datang kepada saya." 

Selamat Ulang Tahun, Bunda Surgawi. Bimbinglah kami selalu, agar tidak terbujuk godaan setan seperti yang engkau teladankan semasa hidupmu di dunia.


Sabtu, 02 September 2023

Kebebasan Memilih

Sebagai manusia, sering terjadi dilema antara kerinduan untuk hidup sepenuhnya bagi Tuhan di satu sisi, dan keinginan untuk menikmati dunia di sisi lain. 

Ketika Yesus memanggil Petrus yang sedang menjala ikan, dengan segera ia dan adiknya Andreas pergi meninggalkan perahu mereka dan mengikuti Yesus. Dalam perjalanan mengiringi Yesus yang berkeliling mewartakan Kabar Gembira, setelah Yesus memaparkan Diri-Nya sebagai Roti Hidup, banyak murid-Nya yang mengundurkan diri dan tidak lagi mengikuti-Nya. (lihat Yohanes 6:60-66)

Maka, Yesus pun bertanya kepada 12 rasul: "Apakah kamu tidak mau pergi juga?" Di sini tampak Yesus memberi kebebasan bagi para rasul-Nya. Petrus menjawab, "Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal; dan kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah." (Yohanes 6:67-69)

Petrus terus mengikuti Yesus, meski sempat menyangkal-Nya 3x menjelang Penyaliban Yesus karena takut menderita. Pernah pula Petrus kembali menjadi nelayan, ketika Yesus telah bangkit. Tetapi setelah Yesus naik ke surga, sampai akhir hayatnya, Petrus setia menjadi pewarta Kabar Gembira. 

Kisah hidup rasul Petrus dapat menjadi gambaran pilihan hidup seseorang untuk mengikuti Kristus. Ada pengalaman suka-duka, jatuh-bangun, keliru-bertobat. Satu hal yang pasti, Tuhan selalu memberi kebebasan kepada setiap manusia untuk memilih jalan hidupnya.