Belakangan ini marak ibadat dan sarasehan bertema penyembuhan. Tema penyembuhan bagai magnet berdaya besar yang menarik umat datang. Ada orang-orang yang selalu hadir dalam pertemuan-pertemuan rohani untuk penyembuhan.
Ada pula yang sama sekali tidak tergerak mengikuti acara-acara penyembuhan; meskipun menghadirkan imam-imam dengan kuasa menyembuhkan, atau pembicara-pembicara terkenal yang ceramahnya sangat pas menghibur kecemasan dalam hati.
Sebagai manusia, kita semua menerima salib sakit-penyakit. Apalagi dengan usia makin bertambah, kita semua tak luput dari penyakit-penyakit degeneratif. Kita percayakan saja semuanya kepada Sang Pencipta dan Penyelenggara Kehidupan.
Meski tubuh fana ini kian rapuh digerus berbagai penyakit seiring penuaan, marilah kita merangkul salib ini dengan hati penuh kepasrahan kepada kehendak Tuhan. Cukuplah kita mendekat ke Ibu Surgawi Tersuci, yang menjadi Pengantara Segala Rahmat Allah, agar ia bermurah hati menyembuhkan kita seturut kasih karunia Tuhan.
Pada saat seluruh kedirian kita telah mencapai titik penerimaan diri dalam kepasrahan kepada Tuhan, maka akan terjadi penyembuhan yang sejati; yang melampaui segala sakit. Karena sudah tidak ada lagi pergumulan, hati kita diliputi rasa damai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar