Sabda Tuhan Yesus ini sudah sering kita dengar: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu. Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu." (Matius 13:44-46)
Dan setiap kali Sabda ini dikumandangkan, aku bersyukur karena aku merasa telah menemukan harta terpendam itu, mutiara yang sangat indah. Seolah aku yang berusaha keras mencari, kemudian menemukannya.
Tetapi, ketika Imam yang mempersembahkan Perayaan Ekaristi pagi ini mengatakan bahwa kita-lah harta terpendam dan mutiara sangat berharga bagi Allah, aku terkesima. Benarlah, ya Tuhan.... Engkau yang lebih dahulu mencari kami, yang menjauh dari-Mu. Engkau yang begitu bersukacita, ketika menemukan kami, anak-anak-Mu yang hilang. Engkau yang rela mengosongkan diri dan menderita sengsara, agar dapat memperoleh kami kembali. Engkau yang menjadikan kami sebagai milik-Mu yang sangat berharga.
Terima kasih, Tuhan Yesus, karena Engkau senantiasa mencintai kami dengan kasih setia-Mu.