Minggu, 17 Maret 2013

Pangeran Penyelamat Jiwa

Saat aku mendekatiMu dan menceritakan semua kekeliruanku sejak berada di peziarahan dunia ini,  Engkau menghiburku dengan mengatakan, "Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang." (Yohanes 8:11)

Bagiku, Engkau adalah Pangeran Penyelamat Jiwa seperti dalam kisah dongeng-dongeng putri yang kubaca:

- Engkau adalah Pangeran yang membebaskanku dari penderitaan;
seperti Cinderella yang ditindas oleh ibu tiri dan kedua saudara tirinya atau Rapunzel yang dikurung di menara tinggi oleh peri jahat, kemudian ditolong oleh pangeran yang begitu mencintainya.

- Engkau adalah Pangeran yang kudambakan dalam kesendirianku;
seperti Putri Salju yang sendirian melayani tujuh kurcaci di tengah hutan atau Putri Tidur yang diasingkan ke hutan bersama tiga peri, lalu kerap dikunjungi oleh pangeran yang begitu mencintainya.

- Engkau adalah Pangeran yang kuimpikan;
seperti Ariel yang merindukan kehidupan manusia yang sempurna bersama pria pujaannya, aku pun merindukan kesatuan roh denganMu, sehingga dapat menjalani hidup laksana di Surga pada saat masih berada di bumi.

- Engkau adalah Pangeran Surgawi dalam rupa Anak Manusia yang hidup dengan selalu memikul salib sampai wafat di kayu salib;
seperti Belle yang setia melayani Beast pangeran berwajah buruk, aku pun ingin setia kepadaMu meski harus menempuh jalan yang sempit dan sulit.

Aku bersyukur karena KasihMu yang begitu besar, wahai Pangeran Penyelamat Jiwa!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar