Kamis, 30 Mei 2024
Ada yang Kuminta
Senin, 13 Mei 2024
Doa dan Matiraga
Dalam penampakan pertama Bunda Maria di Fatima, Portugal, pada 13 Mei 1917, Bunda Maria bertanya kepada Lusia, Fransisko, dan Yasinta; apakah mereka mau mempersembahkan diri kepada Allah dan menanggung semua penderitaan yang dikirimkan-Nya demi penebusan dosa-dosa yang melukai hati Tuhan dan demi pertobatan para pendosa?
Mempersembahkan diri kepada Tuhan dan bersedia menanggung semua penderitaan sebagai silih bagi orang-orang berdosa merupakan wujud matiraga.
Bunda Maria juga berpesan agar ketiga anak itu berdoa Rosario setiap hari untuk memperoleh damai bagi dunia dan berakhirnya perang.
Sampai sekarang, pesan Bunda Maria Fatima masih relevan. Doa dan matiraga menjadi tanda kasih kita yang paling personal kepada Tuhan.
Bunda Maria Fatima, bimbinglah kami agar ikhlas bermatiraga dan tekun berdoa - terutama berdoa Rosario, supaya banyak jiwa dapat diselamatkan dari kebinasaan kekal.
Selasa, 07 Mei 2024
Ketika Memilih
Aku ingin memiliki buku itu. Ada dua pilihan: membeli buku yang baru atau buku bekas dengan harga lebih murah. Aku memilih yang kedua, dengan alasan menghemat dan yang penting isinya sama.
Ternyata, buku bekas jauh lebih bernilai, karena tertera tanda tangan penulis buku itu di halaman pertama buku yang kupilih untuk kubeli. Sesuatu yang tidak bakal kuperoleh, kalau aku membeli buku baru.
Merefleksikan pengalaman membeli buku ini, aku pun terkagum-kagum akan penyelenggaraan Tuhan. Bayangkan: ada sejumlah marketplace, dan di dalam satu marketplace ada berbagai seller yang menawarkan buku incaranku itu.
Tindakanku memilih marketplace yang satu, bukan yang lain; lalu memilih membeli buku itu di seller x padahal ada beberapa seller lain menjual produk sama yang kuinginkan, semua ini misteri Tuhan yang terangkai indah menjadi penyelenggaraan kasih-Nya.
Jika terhadap urusan membeli sebuah buku - Tuhan begitu baik kepadaku; dalam hal-hal lain yang besar dan berat di hidupku, tentu Ia akan bertindak jauh melampaui yang dapat kubayangkan di kepalaku. Terpujilah penyelenggaraan kasih Tuhan!