Aku kerap berdoa, agar Tuhan memenuhi kerinduanku untuk semakin mengenal dan mencintai Bunda-Nya. Aku bergiat dalam devosi rutin kepada Santa Perawan Maria, tetapi tetap saja aku merasa belum dekat secara batin dengannya.
Keadaan tersebut berlangsung beberapa tahun, sampai aku menemukan seorang kudus yang melaluinya membawaku semakin mengenal dan mencintai Bunda Maria. Orang kudus itu ialah Santo Louis-Marie de Montfort yang diperingati Gereja Katolik setiap 28 April.
Sepanjang hidupnya yang mencapai usia 43 tahun, St. Louis-Marie de Montfort (1673-1716) giat mewartakan Kristus melalui kedekatan engan Bunda Maria. Beberapa buku ditulisnya, tetapi yang menjadi mahakarya adalah buku Baki yang Sejati kepada Maria - Persiapan Menghadapi Kerajaan Yesus Kristus.
Jika pembaca blog ini mendapati semakin banyak tulisan beraroma Bunda Maria belakangan ini, mohon dimaklumi seiring kebahagiaanku menemukan "harta karun." Aku ingin membagikannya, agar semakin banyak umat beriman kristiani yang mengenal dan mencintai Bunda Maria.
Kita tidak menganggap Maria sebagai tujuan akhir dari semua pelayanan kita, sebab tujuan akhir ini hanyalah Yesus Kristus. Maria sebagai tujuan dekat kita dan lingkungan rahasia kita serta sebagai sarana mudah kita untuk pergi kepada Yesus Kristus. (Bakti Sejati, 265)
Terima kasih Tuhan Yesus, Engkau telah memenuhi kerinduan hatiku untuk dekat dengan Ibu-Mu melalui hamba-Mu, St. Louis-Marie de Montfort.