Tiga kali bertanya kepada Petrus apakah ia mengasihi-Nya? Terjemahan Injil Yohanes dalam bahasa Indonesia tidak memperlihatkan gradasi kasih yang diutarakan Yesus dan Petrus. Tetapi, dalam Injil berbahasa Yunani, kita dapat mencermati lebih jauh dialog antara Yesus dengan Petrus itu:
The dialogue between Jesus and Peter contains two different words for "love," which some, but not all, commentators deem to be of exegetical significance. The words are agapao (the verb form of the noun agape) and phileo (the verb form of the noun philia). The dialogue proceeds as follows:
* Jesus asked, "do you agapao me?"
* Peter replied, "I phileo you."
* Jesus asked, "do you agapao me?"
* Peter replied, "I phileo you."
* Jesus asked, "do you phileo me?"
* Peter replied, "I phileo you."
Perhatikan, perbedaan kadar cinta yang dipakai Yesus: pada pertanyaan pertama dan kedua, Yesus bertanya kepada Petrus, apakah ia mencintai Yesus dengan cinta yang paling tinggi (agape)? Dua kali pula Petrus menjawab, ia mencintai Yesus sebatas sahabat dalam kesetaraan (philia).
Yesus tidak mendapatkan jawaban yang diharapkanNya. Sebenarnya Yesus menginginkan standar cinta yang tertinggi dari Petrus, yang akan ditugaskan untuk menggembalakan domba-dombaNya. Meski Yesus mungkin kecewa terhadap Petrus, namun Ia bertanya ketiga kalinya kepada Petrus dan menurunkan standar cinta yang diharapkanNya: "Do you phileo me?" Bukan lagi agapao. Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya... (lihat Yohanes 21:17).
Boleh jadi Petrus sedih, karena ternyata ia belum bisa mencintai Yesus sesuai standar yang diinginkan Yesus. Ia baru bisa mencintai Yesus sebagai sahabat (philia), bukan cinta tak bersyarat seperti Tuhan mencintai manusia (agape).
Petrus sudah mengikuti Yesus sekitar 3 tahun, sudah mengenal pribadi dan karakter Yesus. Tetapi tetap tidak bersedia menyatakan cinta tak bersyarat kepada Yesus. Bagaimana dengan kita yang hanya mengenal Yesus dari Alkitab dan pewartaan? Apa jawaban yang akan kita berikan kepada Yesus, jika Ia bertanya kepada kita: "Do you agapao me?"