Bersama Daud berdoa pada hari penutupan tahun ini:
Berilah keadilan kepadaku, ya TUHAN,
sebab aku telah hidup dalam ketulusan;
kepada TUHAN aku percaya dengan tidak ragu-ragu.
Ujilah aku, ya TUHAN, dan cobalah aku;
selidikilah batinku dan hatiku.
Sebab mataku tertuju pada kasih setia-Mu,
dan aku hidup dalam kebenaran-Mu.
Aku tidak duduk dengan penipu,
dan dengan orang munafik aku tidak bergaul;
aku benci kepada perkumpulan orang yang berbuat jahat,
dan dengan orang fasik aku tidak duduk.
Aku membasuh tanganku tanda tak bersalah,
lalu berjalan mengelilingi mezbah-Mu, ya TUHAN,
sambil memperdengarkan nyanyian syukur dengan nyaring,
dan menceritakan segala perbuatan-Mu yang ajaib.
TUHAN, aku cinta pada rumah kediaman-Mu
dan pada tempat kemuliaan-Mu bersemayam.
Janganlah mencabut nyawaku bersama-sama orang berdosa,
atau hidupku bersama-sama orang penumpah darah,
yang pada tangannya melekat perbuatan mesum,
dan yang tangan kanannya menerima suapan.
Tetapi aku ini hidup dalam ketulusan;
bebaskanlah aku dan kasihanilah aku.
Kakiku berdiri di tanah yang rata;
aku mau memuji TUHAN dalam jemaah.
(Mazmur 26:1-12)