Minggu, 18 September 2022

Bisa Memilih, Tidak Bisa Memilih

Dalam hidup ini, banyak hal yang membutuhkan keputusan kita untuk memilih atau tidak memilihnya. Sejak bangun pagi, kita sudah dihadapkan pada pilihan-pilihan: segera beranjak dari ranjang atau leyeh-leyeh sejenak. Kemudian, kalau kita memilih segera bangun, muncul lagi pilihan: ke kamar mandi atau ke ruang tengah. Begitu seterusnya.... ini atau itu.... ini atau itu.... ini atau itu....

Keputusan kita memilih yang satu dan tidak memilih yang lain dilandasi berbagai pertimbangan dalam diri kita. Dibutuhkan kedewasaan dan kebijaksanaan, agar kita dapat memilih yang baik dan benar secara tepat.

Tetapi, ada pula hal-hal tertentu dalam hidup ini yang tidak bisa kita pilih. Sesuatu yang dihadapkan kepada kita dan mau tak mau kita harus menerimanya. Kita tidak bisa menolak penyakit permanen yang tiba-tiba bersarang dalam tubuh, juga kedatangan kematian yang tak terelakkan.

Ketika kita tidak bisa memilih, daripada marah kepada Tuhan atau berputus asa, lebih baik menerima dengan ikhlas dan berserah kepada-Nya.

Ajarlah aku melakukan kehendak-Mu, sebab Engkaulah Allahku! Kiranya Roh-Mu yang baik itu menuntun aku di tanah  yang rata! (Mazmur 143:10)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar