Dunia yang diwarnai kerakusan,
kekerasan,
kebencian,
kebejatan,
kejahatan,
membutuhkan curahan Roh Kudus
dalam Pentakosta yang baru
Datanglah Roh Kudus
datanglah dengan perantaraan Bunda Maria yang Tak Bernoda - MempelaiMu,
seperti ketika Bunda Maria menyertai para rasul menantikan Roh Kudus
dalam Pentakosta perdana
Minggu, 20 Mei 2018
Kamis, 17 Mei 2018
Harapan Allah kepada Manusia
Dalam Kejadian 22 kita membaca bagaimana Allah menguji iman Abraham dengan meminta Abraham mengurbankan anak tunggalnya. Abraham sangat taat kepada Allah. Ia mendengarkan firman Tuhan, maka ia lulus ujian iman.
Allah sangat terkesan kepadanya dan menjanjikan berkat berlimpah-limpah, keturunan yang sangat banyak. Keturunan Abraham akan menduduki kota-kota musuhnya dan melalui keturunan itu semua bangsa dibumi akan mendapat berkat (lihat Kejadian 22:17-18).
Itulah harapan Allah kepada manusia: Allah berfirman, manusia mendengarkan, dan melaksanakan firmanNya. Melalui ketaatan kepada Allah, manusia akan mendapat berkat melimpah.
Namun kenyataannya, tidak selalu tercipta relasi yang baik antara Allah dan manusia. Dalam perjalanan sejarah bangsa Israel - keturunan Abraham - berulang kali terjadi ketidaksetiaan kepada Allah yang berakibat pada kemurkaan Allah, kehilangan berkat, dan tercerai-berainya bangsa Israel.
Bagaimana dengan keseharian kita? Sudahkah kita dengan tekun dan setia mendengarkan dan melaksanakan firmanNya?
Allah sangat terkesan kepadanya dan menjanjikan berkat berlimpah-limpah, keturunan yang sangat banyak. Keturunan Abraham akan menduduki kota-kota musuhnya dan melalui keturunan itu semua bangsa dibumi akan mendapat berkat (lihat Kejadian 22:17-18).
Itulah harapan Allah kepada manusia: Allah berfirman, manusia mendengarkan, dan melaksanakan firmanNya. Melalui ketaatan kepada Allah, manusia akan mendapat berkat melimpah.
Namun kenyataannya, tidak selalu tercipta relasi yang baik antara Allah dan manusia. Dalam perjalanan sejarah bangsa Israel - keturunan Abraham - berulang kali terjadi ketidaksetiaan kepada Allah yang berakibat pada kemurkaan Allah, kehilangan berkat, dan tercerai-berainya bangsa Israel.
Bagaimana dengan keseharian kita? Sudahkah kita dengan tekun dan setia mendengarkan dan melaksanakan firmanNya?