Senin, 25 Desember 2017

Melahirkan Kristus

Kristus telah lahir ke dunia dari Perawan Maria. Kita pun dapat melahirkan Kristus dalam kehidupan sehari-hari dengan cara  berpikir dan bertindak seperti Kristus.

Minggu, 10 Desember 2017

Satu Hari dan Seribu Tahun

Saudara-saudara terkasih, hal yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun, dan seribu tahun sama seperti satu hari. (2 Petrus 3:8)

Di mata Tuhan tak ada konsep waktu. Dahulu, sekarang, nanti - semua berada dalam satu titik yang sama. Contohnya, pada penampakan ke-6 atau terakhir, tanggal 13 Oktober 1917. Terdapat tiga wujud penampakan:

Pertama: Keluarga Kudus - Santo Yusuf, Kanak-Kanak Yesus, dan Bunda Maria. Santo Yusuf dan Kanak-Kanak Yesus membuat tanda salib memberkati dunia.
Kedua: Tuhan Yesus dan Bunda Maria. Tuhan Yesus membuat tanda salib memberkati dunia.
Ketiga: Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel.  

Dipandang dari sudut manusia, muncul pertanyaan: mengapa Yesus mula-mula berwujud anak kecil, lalu seketika berubah dalam wujud Yesus yang telah dewasa? Dalam hal inilah kita dapat memahami, arti satu hari dan seribu tahun dalam sudut pandang Allah. 

Jumat, 08 Desember 2017

Tanpa Noda

Aku percaya, saat engkau dikandung dalam rahim ibumu,
engkau tidak tercemari dosa asal.

Keyakinanku hanya didasari pemahaman sederhana:
Allah yang Maha Suci, Maha Agung, Maha Mulia,
tentu akan memilih tempat yang suci, agung, dan mulia bagi Diri-Nya,
saat Ia memutuskan untuk menjelma menjadi Anak Manusia.

Dan sebagai Allah yang Maha Kuasa, tiada yang mustahil bagi-Nya.
Maka, engkau telah dipersiapkan-Nya jauh sebelum engkau dilahirkan,
supaya engkau layak mengandung Sang Mesias dalam rahimmu.

Terpujilah engkau, ya Santa Perawan Maria yang Dikandung Tanpa Noda.

Sabtu, 02 Desember 2017

Dukacita Surgawi dan Duniawi


Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian.(2 Korintus 7:10)

Ketika yang kuharapkan tidak terjadi, aku berduka.
Namun, kepahitan yang kualami itu, aku imani sebagai kehendak Tuhan.
Aku menyadari, rancangan Tuhan jauh lebih indah daripada rancanganku.
Aku tidak menyalahkan Tuhan atas apa yang telah menimpaku.
Aku bertobat atas kelancanganku tidak mengandalkan Tuhan.
Pertobatan itu membawa keselamatan bagiku.
Aku percaya Tuhan mengampuniku.
Aku melangkah maju lagi dengan berpaut kepada-Nya.

Jumat, 01 Desember 2017

Doa Kesatuan Dua Hati



Misi abadi Kedua Hati ini adalah pemberian silih kepada Hati Mahakudus Yesus dan Hati Bunda Maria yang Tak Bernoda, yang terluka oleh dosa-dosa manusia; agar terjadi penyelamatan bagi semakin banyak jiwa pendosa yang terhilang. 

Hati Mahakudus Yesus, melalui Hati Bunda Maria yang Tak Bernoda, dan dalam persatuan dengan kurban misa di seluruh dunia, kami mempersembahkan seluruh diri kami kepada-Mu, doa-doa, pekerjaan, suka-duka, dan penderitaan hari ini. Kami mempersembahkan tubuh, jiwa, dan roh kami; perjuangan spiritual, pergumulan, niat baik, dan kesehatan kami; serta keluarga, kerabat, teman, dan semua milik kami.

Kami mempersembahkan segalanya itu kepada kedua Cinta Kudus dari Dua Hati-Mu, untuk menjadi silih bagi penebusan dosa dan menghibur Hati-Mu atas segala penghinaan dan luka yang menusuk Hati-Mu karena tindakan penyerangan dan sikap tidak acuh dari jiwa-jiwa yang terhilang di seluruh dunia, serta untuk persatuan umat Kristiani, baik melalui komitmen diri maupun dalam persatuan dengan komunitas kami. Dengan pertolongan-Mu dan persembahan diri kami, kiranya dapat terpenuhi hasrat kami untuk dapat menarik jiwa-jiwa kepada-Mu.

Berilah kami masa pemerintahan selamanya dari Hati Mahakudus Yesus dan Hati Bunda Maria yang Tak Bernoda – di Indonesia, di Asia, di Eropa, di Amerika, di Australia, di Afrika, sampai ke ujung-ujung bumi.

Oh, Hati Mahakudus Yesus, dengan perantaraan Hati Bunda Maria yang Tak Bernoda, terimalah persembahan diri kami. Jagalah kami agar tetap setia sampai mati. Berilah kepada kami kelak, rumah yang bahagia di Surga, di mana kami hidup selamanya bersama Allah Bapa dan Roh Kudus, serta Engkau, Yesus, bersama dengan Hati Bunda Maria yang Tak Bernoda. Amin.