Sabtu, 18 November 2017

Adakah Iman di Bumi?

".... Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?" (Lukas 18:8)

Pertanyaan Yesus itu sungguh mengejutkan, seolah Ia meragukan kelak pada saat Ia datang kembali,  masih ada orang beriman di bumi.
Sekaligus pertanyaan Yesus itu menjadi tantangan buat kita para pengikut-Nya: apakah kita mau tetap mempertahankan iman kepada Kristus, meskipun menghadapi berbagai tantangan hidup dan pencobaan yang sangat berat.

Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji. (2 Korintus 13:5)

Selasa, 14 November 2017

Gerutu yang Sia-Sia

Sebab telinga-Nya dengan cemburu mendengar segala sesuatu, malah bunyi gerutu pun tak tersembunyi. Jadi, waspadalah terhadap gerutu yang sia-sia, dan awasilah lidahmu agar jangan memfitnah. Karena omongan tersembunyi pun pasti ada akibatnya.... (Kebijaksanaan 1:10-11)

Nasihat dalam kitab Kebijaksanaan ini patut dicermati. Kita harus waspada, jangan sampai mulut kita mengucapkan gerutu yang sia-sia. Sebab, telinga Tuhan sangat tajam, bahkan dapat mendengar gerutu maupun omongan yang tersembunyi. Dan semua ada ganjarannya.

Awasilah mulutku, ya Tuhan, berjagalah pada pintu bibirku! (Mazmur 141:3)

Rabu, 01 November 2017

Murni dan Suci

Memiliki hati yang murni adalah langkah awal mencapai kesucian. Namun, hati yang murni belum cukup untuk menjadikan seseorang suci.

Manusia dapat melakukan berbagai upaya untuk menjadikan hatinya murni, antara lain dengan berkata dan bertindak jujur, berpikiran positif dalam segala hal, memandang dan memperlakukan orang lain dengan penuh ketulusan.

Tetapi, untuk menjadi suci manusia membutuhkan sentuhan Ilahi. Manusia yang telah murni hatinya perlu menjalin relasi yang akrab dengan Allah Tritunggal lewat doa dan kontemplasi. Hanya Yang Mahakuasa dapat menjadikan manusia suci.

Itulah yang diteladankan para kudus, orang-orang pilihan Allah. .... mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba (Wahyu 7:14)