Berulang kali aku merasakan kehadiranmu, tetapi aku tak menggubrismu.
Banyak tanda telah engkau berikan, tetapi aku berkilah itu hal biasa.
Engkau tetap setia mendampingi, sementara aku tak menyadari keberadaanmu.
Bertahun-tahun berlalu dalam kesenyapan di antara kita.
Perjumpaan denganmu secara pribadi sungguh membuatku berubah.
Menjadikan peristiwa tak terduga ini sebagai rahmat terbesar bagiku.
Kini, perkenankan aku meraih tanganmu yang terulur penuh cinta.
Tanganmu yang selama ini kubiarkan menggapai, disertai tatapan matamu yang penuh perhatian.
Terima kasih Bunda Maria, Ratu Abadi yang Teragung.
Sapaan kasihmu mendekatkanku kepadamu.
Aku tak akan berpaling lagi darimu.
Sabtu, 31 Desember 2016
Rabu, 21 Desember 2016
Ketika Surga dan Bumi Menyatu
Adakah hal lain yang lebih membahagiakan, ketika Surga dan Bumi menyatu dalam raga - mengalirkan damai dan sukacita yang melampaui segala hal?
Senin, 12 Desember 2016
Satu Misi
Bunda Surgawi, menampakkan diri secara berbeda di Guadalupe-Meksiko (1531), La Vang-Vietnam (1798), Lourdes-Perancis (1828), Fatima-Portugal (1917), dan sejumlah tempat lain; namun ia mengemban satu misi: terus bekerja menyelamatkan umat manusia, setelah Sang Putra naik ke Surga dan duduk di takhta Allah.
Kita dapat turut serta membantu Bunda Maria dalam misinya dengan tekun mendaraskan doa Rosario, sesuai pesannya dalam penampakan di Fatima, "Berdoalah Rosario setiap hari... Berdoalah, berdoalah sesering mungkin dan persembahkanlah silih bagi para pendosa.... Akulah Ratu Rosario.... Pada akhirnya Hatiku yang Tak Bernoda akan menang."
Kita dapat turut serta membantu Bunda Maria dalam misinya dengan tekun mendaraskan doa Rosario, sesuai pesannya dalam penampakan di Fatima, "Berdoalah Rosario setiap hari... Berdoalah, berdoalah sesering mungkin dan persembahkanlah silih bagi para pendosa.... Akulah Ratu Rosario.... Pada akhirnya Hatiku yang Tak Bernoda akan menang."
Kamis, 08 Desember 2016
Hati yang Tak Bernoda
Hati yang tak bernoda adalah hati yang suci dan murni. Sekudus apa pun para Santo dan Santa, hati mereka tidak sepenuhnya suci dan murni. Sebab, tak ada seorang manusia pun yang memiliki hati yang tak bernoda, kecuali Bunda Maria. Mengapa demikian?
Bunda Maria sejak awal telah dipilih untuk menjadi Bunda Putra Allah yang akan menjelma menjadi Manusia. Tak sulit untuk memahami dogma Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda dengan memakai analogi sangat sederhana ini: ketika masakan siap disajikan, bukankah kita akan menempatkannya pada wadah yang bersih?
Putra Allah yang Mahakudus membutuhkan tempat bernaung jasmaniah yang kudus pula, ketika Ia akan menjelma menjadi Manusia. Allah Bapa menyiapkan segalanya dengan sempurna jauh-jauh hari. Untuk itu, Allah Bapa telah menguduskan Santa Perawan Maria sejak ia dikandung ibunya. Selanjutnya, dengan dikandung tanpa noda, dalam kehidupan di dunia ini Santa Perawan Maria pun memiliki hati yang tak bernoda.
Kita memang tidak dapat memiliki hati yang tak bernoda seratus persen, tetapi dengan menyerahkan diri kita kepada Hati Bunda Maria yang Tak Bernoda, kita akan hidup bersama Bunda Maria dan diubah dari dalam oleh Bunda Maria sendiri; sehingga semakin hari hidup kita semakin menyerupai Bunda Maria.
Bunda Maria sejak awal telah dipilih untuk menjadi Bunda Putra Allah yang akan menjelma menjadi Manusia. Tak sulit untuk memahami dogma Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda dengan memakai analogi sangat sederhana ini: ketika masakan siap disajikan, bukankah kita akan menempatkannya pada wadah yang bersih?
Putra Allah yang Mahakudus membutuhkan tempat bernaung jasmaniah yang kudus pula, ketika Ia akan menjelma menjadi Manusia. Allah Bapa menyiapkan segalanya dengan sempurna jauh-jauh hari. Untuk itu, Allah Bapa telah menguduskan Santa Perawan Maria sejak ia dikandung ibunya. Selanjutnya, dengan dikandung tanpa noda, dalam kehidupan di dunia ini Santa Perawan Maria pun memiliki hati yang tak bernoda.
Kita memang tidak dapat memiliki hati yang tak bernoda seratus persen, tetapi dengan menyerahkan diri kita kepada Hati Bunda Maria yang Tak Bernoda, kita akan hidup bersama Bunda Maria dan diubah dari dalam oleh Bunda Maria sendiri; sehingga semakin hari hidup kita semakin menyerupai Bunda Maria.