Rabu, 26 Juni 2024

Komentar

Selebriti Kylie Jenner (26 tahun), putri bungsu keluarga Kardhasian, mengaku dibully sejak usia belasan tahun, saat ia mulai tampil di layar kaca membintangi reality show "Keeping Up with The Kardashians."

Ia menyatakan, sebagian besar komentar membicarakan wajahnya yang tampak lebih tua dari usia sebenarnya. Komentar-komentar di media sosial itu sempat membuatnya terpuruk. Tetapi, seiring berjalannya waktu, Kylie mengaku mentalnya terus diasah dan ia lebih tahan banting. 

Kylie lahir dan dibesarkan dalam keluarga selebriti yang mapan. Komentar-komentar negatif yang diterimanya tak sampai merontokkan dunianya. Bayangkan betapa banyak orang biasa yang dibully melalui komentar-komentar negatif di media sosial. Mereka ingin eksis, tetapi ditangkis, sehingga kepercayaan diri mereka terkikis.

Di zaman marak media sosial ini, ada bijaknya jika kita memilih diam daripada berkomentar negatif untuk posting-posting yang sebenarnya tak perlu dikomentari.     

Kita bisa berkomentar dengan kata-kata yang baik dan sopan terhadap sesuatu yang melanggar kebenaran dan keadilan. Tetapi hindarilah mengomentari kondisi fisik seseorang atau hal-hal lain yang bersifat pribadi dengan kata-kata negatif. 

Ingatlah, komentar-komentar yang kita lontarkan mencerminkan hati kita.

"Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya." (Lukas 6:45)

Rabu, 05 Juni 2024

Tukar Salam dan Doa untuk Agama

Mengenang tepat 40 hari kepergianmu, 
di tengah hembusan angin intoleransi..... 

Tukar Salam

Pada suatu sore yang religius,
kumandang azan dan dentang
lonceng gereja berjumpa
dan bertukar salam di udara,
mendoakan kesembuhan
dan kewarasan umat manusia.

 

Doa untuk Agama

Semoga agama tidak membuat
cinta yang lembut menjadi kaku.
 
Semoga agama tidak membuat
cinta yang cair menjadi beku.
 
Semoga agama tidak membuat
cinta yang manis menjadi bengis.
 
Semoga agama masih percaya
bahwa kita pantas memeluknya. 

(dari buku Kabar Sukacinta, karya Joko Pinurbo. Penerbit PT Kanisius, 2021)

Terima kasih, Mas Philipus Joko Pinurbo (11 Mei 1962-27 April 2024), 
salah satu penyair terkemuka Indonesia, yang kukenal lewat karya-karyamu. 
 

Minggu, 02 Juni 2024

Terhubung

 Biarkan aku selalu terhubung denganmu, Ibu

Satu frekuensi memancarkan sinyal yang sama