Minggu, 17 Oktober 2021

Konsisten Percaya

Bunda Maria PERCAYA penuh kepada Allah atas seluruh hidupnya dengan mengatakan: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu," (Lukas 1:38). Selanjutnya, dalam segala pengalaman hidup yang dialami, terutama saat menghadapi tantangan-tantangan berat - menempuh perjalanan jauh ke Betlehem di tengah hamil tua, melahirkan di kandang, mengungsi ke Mesir membawa Bayi, kehilangan Yesus di Yerusalem, menemani Yesus dalam perjalanan menuju Golgota, berdiri di bawah Salib Yesus, menyaksikan wafat Putranya - Bunda Maria tetap KONSISTEN dalam imannya. 

Konsisten percaya kepada Allah adalah kunci untuk bertahan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Dengan konsisten percaya kepada Allah, godaan-godaan dunia dapat dihalau. Bukan berarti bebas dari penderitaan, tetapi dalam penderitaan tetap percaya bahwa Allah akan menyelenggarakan yang terbaik bagi orang yang beriman dan berharap kepada-Nya.

Jumat, 08 Oktober 2021

Jangan Biarkan Rumah Hatimu Kosong

Roh jahat sudah keluar dari seseorang, tetapi roh jahat itu kemudian memilih kembali ke 'rumah' yang telah ditinggalkannya. Ia mendapati 'rumah' itu bersih tersapu dan rapi teratur. Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat darinya. Mereka masuk dan berdiam di dalamnya. Akibatnya, keadaan orang itu jadi lebih buruk daripada sebelumnya. (lihat Lukas 11:24-26)

Pemaparan Yesus tentang kembaliya roh jahat ini mengingatkan pentingnya bagi manusia memiliki relasi yang dekat dengan Tuhan. Orang yang tidak membutuhkan Tuhan dalam hidupnya seperti rumah yang kosong. Meskipun kelihatannya bersih dan rapi, aman-aman saja; tetapi sebenarnya tak ada cahaya kehidupan.

Jangan biarkan rumah hatimu kosong. Bangunlah relasi yang kokoh dan mendalam dengan Tuhan, sehingga tak ada hal-hal negatif termasuk roh jahat yang dapat menguasai hatimu.